Validasi Checkweigher Baykon BX30 sebagai OPRP FSSC 22000 di Industri Food & Beverage
PT Satya Utama Berhasil Validasi Checkweigher Baykon BX30 untuk OPRP FSSC 22000 hasil menunjukkan bahwa checkweigher berfungsi akurat, stabil, dan efektif. sebagai Operational Prerequisite Program (OPRP) dalam sistem keamanan pangan pada salah satu perusahaan F&B. Implementasi ini dibuktikan melalui penyusunan dan eksekusi dokumen terintegrasi IQ–OQ–PQ yang memenuhi ekspektasi FSSC 22000 Stage 2 Audit, dengan fokus utama pada effectiveness, implementation, dan objective evidence.
Hasil validasi menunjukkan bahwa checkweigher tidak hanya terpasang secara benar (installed correctly), tetapi juga berfungsi akurat, stabil, repeatable, dan efektif dalam kondisi produksi nyata, sehingga mampu mengendalikan risiko underweight dan overweight product secara konsisten.
Pendekatan Validasi Berbasis Standar Internasional
Dalam industri Food & Beverage, kepatuhan terhadap net content bukan sekadar isu kualitas, melainkan risiko regulatori dan reputasi. Potensi produk underweight dapat berdampak pada ketidaksesuaian Codex Alimentarius (Standar internasional pangan yang dikembangkan oleh FAO & WHO), temuan kritikal dalam audit FSSC 22000, risiko komplain pelanggan dan sanksi regulator.
Oleh karena itu, PT Barry Callebaut menetapkan checkweigher sebagai OPRP, bukan sekadar alat inspeksi, yang menuntut akurasi terverifikasi, integrasi ke sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) atau sistem manajemen risiko, dan bukti objektif melalui validasi berbasis risiko.
H3: Framework Standar yang Digunakan Untuk Validasi Checkweigher Baykon BX30 sebagai OPRP FSSC 22000
Pendekatan validasi dirancang mengacu pada:
1. ISO 22000 / FSSC 22000 (food safety & OPRP effectiveness)
2. ISO 9001 (process control & validation)
3. Codex Alimentarius (net content compliance)
4. OIML R51 (performance of automatic catchweighers)
5. ISO/IEC 17025 (traceability of calibration)
6. GAMP 5 (risk-based validation)
Pendekatan ini memastikan bahwa validasi tidak berhenti di dokumen, tetapi benar-benar menguji fungsi pengendalian risiko di lapangan.
Tahap Installation Qualification (IQ)
Tahap IQ memastikan bahwa checkweigher dipasang di Filling Room dengan kondisi lingkungan yang terkendali, memenuhi aspek mekanis, elektrikal, dan hygienic design.
Highlight Teknis IQ
Verifikasi Instalasi & Desain Higienis
1. Leveling conveyor presisi, menjamin stabilitas pembacaan dinamis
2. Material contact SS304/SS316, sesuai prinsip food-grade
3. Tidak terdapat dead zone atau sharp edge, meminimalkan risiko kontaminasi
4. Grounding < 5 Ohm, menjamin stabilitas sinyal load cell
5. Sertifikat kalibrasi awal tertelusur (Tera Metrology) tersedia sebagai bukti objektif
Kesimpulan IQ:
Checkweigher dipasang sesuai desain, spesifikasi teknis, dan persyaratan higienis, sehingga layak melanjutkan ke tahap pengujian fungsional.
Tahap OQ memverifikasi bahwa sistem berfungsi sesuai intended use dan memiliki akurasi, repeatability, dan stabilitas sesuai standar OIML.
Uji Akurasi & Repeatability
1. Beban uji: 20,90 kg
2. Error maksimum: 0,00 kg
3. Spread maksimum: 0,00 kg
4. MPE: ±0,01 kg
Hasil ini melampaui ekspektasi minimum OIML R51, menunjukkan Load cell dan sistem penimbangan bekerja sangat stabil dan tidak ada drift atau noise signifikan.
Uji Rejector & Interlock
• Underweight → tower lamp merah + buzzer aktif
• Overweight → tower lamp kuning
• Reject konsisten ≥ 10 kali berturut-turut
• Conveyor stop sebagai bentuk fail-safe mechanism
Worst Case Test (Audit Stage 2 Focus) Pengujian dilakukan pada:
1. Berat minimum: 19,80 kg
2. Berat nominal: 20,00 kg
3. Berat maksimum: 20,20 kg
Hasil menunjukkan respon sistem tetap akurat dan konsisten, membuktikan bahwa kontrol tetap efektif pada kondisi ekstrem. Kesimpulan OQ adalah Checkweigher berfungsi sesuai desain dan mampu mengendalikan risiko berat secara real-time.
PQ dilakukan dalam kondisi produksi aktual, bukan simulasi dengan produk IC201
• Operator regular
• Sampel ≥ 30 pcs
• Shift produksi normal
Hasil Kritis PQ
• 0% underweight product (mandatory requirement)
• Overweight sesuai target internal
• Tidak ditemukan false reject di luar limit
• Trend berat stabil dan terkendali
Hal ini membuktikan bahwa checkweigher:
• Tidak hanya akurat secara teknis
• Tetapi efektif sebagai OPRP dalam sistem HACCP
Kesimpulan PQ adalahsistem terbukti robust, reliable, dan sustainable untuk penggunaan jangka panjang.



