Sistem Penimbangan Industri sebagai Critical Control Point dan Strategi Risk-Based Maintenance

Sistem penimbangan adalah critical control point pada industri pangan, kimia, farmasi, dan logistic. Gangguan kecil (drift, noise, misalignment) dapatberdampak langsung pada:
1. Akurasi produk
2. Kepatuhan regulasi (FSSC, ISO 22000, GMP)
3. Kerugian finansial (giveaway, reject, rework)
Masalah umumnya adalah preventive maintenance masih bersifat jadwal rutin, belum berbasis pembelajaran kegagalan.

Standardisasi awal adalah SOP PM load cell, indicator, junction box. Baseline akurasi & repeatability dengan tujuannya agar kita tahu mana kondisi normal dan mana yang sudah mulai menyimpang. Autonomous Maintenance Operator dilatih untuk Cleaning = inspection. Deteksi awal noise, delay stabilisasi (offset), pengecekan visual kabel & mounting dengan tujuannya adalah masalah kecil terdeteksi lebih cepat sebelum menjadi breakdown besar.

Kasus yang dialami adalah berat fluktuatif pada checkweigher
1. Analisa Pareto: 60% akibat getaran conveyor
2. Root cause: roller aus + mounting tidak rigid

KAIZEN Action:
• Update PM item: inspeksi roller setiap 2 minggu
• Standarisasi torque mounting
• Training operator deteksi abnormal vibration